Lycopene Tomat Baik Untuk Kepadatan Tulang

Posted on

Selamat datang di idpro.space, kali ini kami akan membahas tentang Lycopene Tomat Baik untuk Kepadatan Tulang. Selamat membaca.

TULANG adalah jaringan dinamis yg secara kontinue diperbarui seumur hidup dengan proses remodeling tulang, yg melibatkan beberapa kejadian merupakan pembuangan tulang tua oleh osteoclasts dan pembentukan tulang baru oleh osteoblasts.

Osteoporosis, dikenal sebagai “silent disease”, yaitu penyakit tulang metabolik berat yg disebabkan oleh massa tulang yg rendah dan kerusakan mikroarsitektural pada jaringan tulang. Akibatnya menyebabkan meningkatnya kerapuhan tulang dan risiko patah atau retak.

Saat ini penyakit ini diketahui menyerang sesuatu dari empat wanita serta sesuatu dari delapan pria. Osteoporosis terutama menyerang wanita menopause berusia di atas 50 tahun karena terjadinya kehilangan estrogen (Chan dan Duque, 2002).

Osteoporosis adalah penyakit degeneratif tulang berupa pengurangan kepadatan tulang. Pengurangan tersebut disebabkan aktivitas osteoklas yg lebih besar daripada osteoblas. Akibatnya, lebih banyak tulang yg dirombak daripada tulang yg dibentuk.

Radikal bebas mampu meningkatkan aktivitas osteoklas dan menurunkan aktivitas osteoblas sehingga mempercepat terjadinya osteoporosis. Kegiatan tersebut bisa dihambat lycopene sehingga kepadatan tulang mampu diperbaiki.

Penelitian-penelitian epidemiologis memperlihatkan bahwa jumlah masalah osteoporosis tergolong rendah di negara-negara yg banyak mengkonsumsi tomat dan produk tomat. Selain itu, stres oksidatif sudah terbukti memiliki pengaruh terhadap osteoporosis.

Lycopene yaitu senyawa fitokimia (senyawa yg ditemukan pada tumbuhan) yg terdapat dalam tomat, semangka dan buah-buahan berwarna merah yg lain. Lycopene yaitu senyawa golongan karotenoid (pigmen alami yg larut dalam lemak yg ditemukan dalam tumbuhan tertentu memberikan warna merah cerah, oranye, atau warna kuning pada banyak sayuran). Fungsinya sebagai antioksidan (zat yg melindungi tubuh dari radikal bebas yg bisa menyebabkan kerusakan dan kematian sel sehingga menimbulkan berbagai penyakit), dan bisa menjadi sumber bagi aktivitas vitamin A.

BACA JUGA:  Lima Faktor Pemicu Stres

Lycopene terdapat pada hampir seluruh sayur dan buah, tapi terutama berasal dari buah tomat yakni sekitar 56,6 % dari total karotenoidnya. Bahkan dua macam tomat tertentu ada yg mengandung likopen hingga 82 % dari total karotenoidnya.

Kandungan lycopene pada tomat tergantung jenis, kematangan, dan lingkungan dimana ia tumbuh. Rata-rata 100 gram buah tomat mentah mengandung 3-5 mg likopen. Menurut Dr. Ida Gunawan, MS dari FK UI konsumsi tomat disarankan mencapai 400-600 gram per hari.

Tomat mampu dikonsumsi baik dalam bentuk alami maupun produk olahannya. Pembuatan produk olahan dari tomat dengan suhu tinggi tak merusak kestabilan struktur lycopene. Lycopene pada berbagai produk olahan tomat seperti saus tomat, jus, pasta, dan sop lebih gampang diserap oleh tubuh bila dibandingkan dengan tomat segar hal ini disebabkan oleh terpecahnya dinding sel yg kuat sehingga melemahkan ikatan antara likopen dan matriks jaringan.

Lycopene paling umum terdapat dalam tubuh manusia dan lebih banyak diserap oleh tubuh, namun distribusinya pada bagian tubuh tak merata. Lycopene didistribusikan terutama pada jaringan lemak, dan organ seperti kelenjar adrenal, hati dan testis.

Lycopene yaitu antioksidan yg paling kuat. Lycopene adalah senyawa yg larut dalam air dan memiliki aktivitas penekanan proliferasi/multiplikasi sel sehingga likopen tidak jarang disebut sebagai antikanker.

Ada beberapa mekanisme kerja likopen yg penting dalam mencegah penyakit kronis termasuk kanker dan degeneratif, merupakan :

BACA JUGA:  Kampanye Anti Merokok, Kisah Kanker Laring Robby

1. Melalui kerja oksidatif yakni sebagai antioksidan yg mulai meredam spesies oksigen reaktif dan meningkatkan potensi antioksidan sehingga mengurangi kerusakan oksidatif pada lipid (termasuk lipid membran dan lipoprotein), protein dan DNA.

2. Mekanisme non-oksidatif melalui pengaturan fungsi gen, memperbaiki gap-junction communication, modulasi hormon dan respon imun atau pengaturan metabolisme yg semuanya mulai menyebabkan penurunan risiko penyakit kronik.

Sebagai antioksidan, menurut pakar nutrisi dari London Amanda James, lycopene menolong mencegah kerusakan arteri, sel-sel dan DNA. Lycopene 100 kali lebih kuat dibandingkan vitamin E. Antioksidan pada senyawa kimia alami ini dapat melawan peradangan yg memicu penuaan dan penyakit degeneratif seperti arthritis dan penyakit jantung.

Secara umum, antioksidan menghambat kerja radikal bebas atau ROS (Reactive Oxygen Species). ROS menimbulkan stres oksidatif yg mulai menimbulkan kerusakan padatubuh hingga tingkat molekular. Hal ini yaitu faktor penting yg mempercepatpenuaan dan timbulnya berbagai penyakit degeneratif, seperti kanker, osteoporosis,diabetes, dan lainnya. Antioksidan mencegah kerusakan yg disebabkan stres oksidatifsehingga mencegah risiko terjadinya penyakit degeneratif.

Demikian artikel mengenai Lycopene Tomat Baik untuk Kepadatan Tulang ini, semoga bisa bermanfaat bagi anda yang membacanya. Anda juga bisa membaca artikel lain yang berkaitan di kategori Info Sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.